.
Kota Magelang
.

.
Selamat Datang di Pusat Informasi Potensi Unggulan Kota Magelang Propinsi Jawa Tengah

Regional Surakarta

» Kota Surakarta

» Kabupaten Sukoharjo

» Kabupaten Klaten

» Kabupaten Sragen

» Kabupaten Wonogiri

» Kabupaten Boyolali

» Kabupaten Karanganyar

 

Regional Kedu

» Kota Magelang

» Kabupaten Magelang

» Kabupaten Temanggung

» Kabupaten Wonosobo

» Kabupaten Kebumen

» Kabupaten Purworejo

Di Bidang Pertanian Kota Magelang tidak mempunyai potensi yang bisa diandalkan mengingat keterbatasan wilayah yang dimiliki, sehingga kebutuhan hasil pertanian lebih banyak dipasok dari daerah sekitarnya.Dari luas wilayah yang dimiliki 12,09% yang masih dimanfaatkan untuk pertanian, sedangkan sisanya sudah berupa tanah kering terutama yang diperuntukkan untuk pekarangan/lahan bangunan beserta halamannya. Dari tanah sawah yang ada seluas 471 ha digunakan untuk menanam padi yang pada tahun 2004 telah menghasilkan 2.359 ton beras, sedangkan tanah sawah yang digunakan untuk menanam ketela pohon seluas 7 ha pada tahun 2004 telah menghasilkan ketela sebanyak 109 ton ketela. Produktivitas kacang tanah di Kota Magelang pada tahun 2004 telah menghasilkan 3 ton pada luas lahan 3 Ha lahan. Di sektor pertanian Kota Magelang memang bukan sebagai salah satu daerah utama penghasil komoditi-komoditi pertanian, Kota Magelang lebih pada fungsi-fungsi pengumpul dan distribusi hasil-hasil pertanian yang berasal dari daerah-daerah sekitarnya seperti Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Boyolali. Letak Kota Magelang sangat strategis untuk fungsi tersebut, hal ini didukung oleh jalur transportasi yang merupakan pertemuan jalur Semarang-Yogya dengan Magelang Purworejo dan arah Wonosobo. Kabupaten-kabupaten tetangga yang berbatasan dengan Kota Magelang sebagian besar memiliki andalan komoditas pada pertanian terutama padi, jagung, dan tembakau.

 

Meskipun Kota Magelang tidak banyak menghasilkan komoditi-komoditi pertanian, namun kota ini memiliki peran yang sangat besar terutama pada proses pengumpulan dan pendistribusian komoditi-komoditi pertanian yang berasal dari kabupaten-kabupaten di sekitarnya. Fasilitas yang lengkap, pergudangan, armada pengangkutan dan jalur transportasi yang sangat strategis menjadi salah satu pendorong Kota Magelang bergerak di sektor jasa, meskipun sektor jasa tersebut tetap pada jasa-jasa dalam pengumpulan dan pendistribusian komoditi pertanian. 

 

KOMODITI TANAMAN HORTIKULTURA

Kota Magelang memiliki komoditi pertanian tanaman hortikultura yaitu antara lain alpukat, belimbing, jambu biji, jambu air, siem/keprok, mangga, nangka/cempedak, nenas, pepaya, pisang, rambutan, salak, sawo, sirsak, dan sukun.Komoditi pertanian tanaman hortikultura yang memiliki luas panen paling besar yaitu komoditi pisang dengan luas panen 3.171 pohon, diikuti oleh komoditi salak pada urutan kedua yaitu sebesar 1.482 pohon, dan pada urutan ketiga yaitu komoditi rambutan dengan luas panen 1.007 pohon. Kemudian jika dilihat banyaknya produksi per pohon komoditi pertanian yang memiliki jumlah paling banyak yaitu komoditi siem/keprok yaitu sebanyak 50 kg/pohon, diikuti oleh komoditi pepaya pada urutan kedua dengan jumlah 40,92 kg/pohon dan pada urutan ketiga yaitu komoditi nangka/ cempedak yaitu sebanyak 39,26 kg/pohon. Dengan demikian maka dapat diketahui bahwa untuk produksi terbesar yang menempati urutan pertama yaitu komoditi rambutan dengan jumlah produksi sebanyak 604 kwintal, pada urutan kedua yaitu komoditi pisang dengan jumlah produksi sebesar 321 kwintal, dan pada urutan ketiga yaitu komoditi pepaya dengan jumlah produksi sebanyak 299 kwintal. Komoditi pertanian tanaman hortikultura Kota Magelang dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

 

Tabel Jumlah Komoditi Tanaman Hortikultura Kota Magelang

NO

KOMODITI

LUAS PANEN (POHON)

Kg/Phn

PRODUKSI (KWINTAL)

1

ALPUKAT

52

29,58

15

2

BELIMBING

116

25,35

29

5

JAMBU BIJI

      696

20

139

6

JAMBU AIR

487

18,48

90

7

SIEM/KEPROK

27

50,78

14

9

MANGGA

669

22,65

152

11

NANGKA/CEMPEDAK

226

39,26

89

12

NENAS

153

1,97

3

13

PEPAYA

730

40,92

299

14

PISANG

3.171

10

321

15

RAMBUTAN

1.007

60

604

16

SALAK

1.482

9

139

17

SAWO

46

34,11

16

18

SIRSAK

58

12,05

7

19

SUKUN

44

36,36

16

 

 kembali keatas

KOMODITI TANAMAN PANGAN

Kota Magelang memiliki komoditi pertanian tanaman pangan yaitu antara lain padi sawah, ubi kayu, dan kacang tanah. Komoditi pertanian tanaman pangan yang memiliki luas panen paling besar yaitu komoditi padi sawah dengan luas panen 471 Ha, diikuti oleh komoditi ubi kayu pada urutan kedua dengan luas panen sebesar 7 Ha dan komoditi kacang tanah dengan luas panen 3 Ha. Kemudian jika dilihat banyaknya produksi per pohon komoditi pertanian yang memiliki jumlah paling banyak yaitu komoditi ubi kayu yaitu sebanyak 155 Ku/Ha, diikuti oleh komoditi padi sawah pada urutan kedua dengan jumlah 50,09 Ku/Ha dan pada urutan ketiga yaitu komoditi kacang tanah yaitu sebanyak 10 Ku/Ha. Dengan demikian maka dapat diketahui bahwa untuk produksi terbesar yang menempati urutan pertama yaitu komoditi padi sawah dengan jumlah produksi sebanyak 2359 ton, pada urutan kedua yaitu komoditi ubi kayu dengan jumlah produksi sebesar 109 ton, dan pada urutan ketiga yaitu komoditi kacang tanah dengan jumlah produksi hany sebanyak 3 ton. Komoditi pertanian tanaman tanaman pangan Kota Magelang dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

 

Tabel Jumlah Komoditi Tanaman Pangan Kota Magelang

NO

KOMODITI

LUAS PANEN

KU/HA

PRODUKSI (TON)

1

PADI SAWAH

              471

50,09

2359

2

UBI KAYU

7

155,00

109

3

KACANG TANAH

3

10,01

3

 

 kembali keatas

KOMODITI TANAMAN SAYURAN

Kota Magelang juga memiliki komoditi pertanian tanaman sayuran yaitu antara lain tomat dan buncis. Komoditi pertanian tanaman sayuran ini yang memiliki luas panen paling besar yaitu komoditi buncis dengan luas panen 185 pohon, diikuti oleh komoditi tomat pada urutan kedua yaitu dengan luas panen sebesar 70 pohon. Kemudian jika dilihat banyaknya produksi per pohon komoditi pertanian yang memiliki jumlah paling banyak yaitu komoditi tomat yaitu sebanyak 113,27 kg/pohon, diikuti oleh komoditi buncis pada urutan kedua dengan jumlah 79,89 kg/pohon. Sedangkan untuk jumlah produksi, dapat diketahui bahwa yang terbesar yang menempati urutan pertama yaitu komoditi buncis dengan jumlah produksi sebanyak 14.779 Kg, pada urutan kedua yaitu komoditi pisang dengan jumlah produksi sebesar 7929 Kg. Komoditi pertanian tanaman hortikultura Kota Magelang dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

 

Tabel Jumlah Komoditi Tanaman Sayuran Kota Magelang

NO

KOMODITI

LUAS PANEN (Pohon)

Kg/phn

PRODUKSI (Kg)

1

TOMAT

70

113,27

7929

2

BUNCIS

185

79,89

14779

 

 kembali keatas

 KOMODITI TANAMAN HIAS

Komoditi pertanian tanaman hias yang terdapat di Kota Magelang yaitu hanya tanaman anggrek. Komoditi tanaman hias anggrek ini memiliki luas panen 51 m2, kemudian jika dilihat banyaknya produksi per m2 komoditi tanaman anggrek ini yaitu sebanyak 25,57 tgk/m2, untuk jumlah produksi, dapat diketahui bahwa yang terbesar yang menempati urutan pertama yaitu komoditi anggrek memiliki jumlah produksi sebanyak 1304 tangkai. Komoditi pertanian tanaman hias Kota Magelang dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

 

Tabel Jumlah Komoditi Tanaman Hias Kota Magelang

NO

KOMODITI

LUAS PANEN (M2)

Tgk/M2

PRODUKSI (Tangkai)

1

ANGGREK

51

25,57

1304

 

kembali keatas

 
 

| Home | Tentang Kami | Site MAP | Bantuan | Kontak Kami | Buku Tamu |

Copyright © 2006 By Bakorlin II