| . | |||||||
![]() |
Kabupaten Kebumen | ||||||
| . | |||||||
![]() |
|||||||
| . | |||||||
Regional Surakarta
Regional Kedu |
GUA JATIJAJAR
Gagasan pertama menjadikan Gua Jatijajar sebagai obyek wisata, dilontarkan mendiang Supardjo Rustam, pada tahun 1975 yang ketika itu menjabat Gubernur Propinsi Jawa tengah, pelaksanaan pembangunan dipercayakan kepada CV. AIS dari Yogyakarta. Fasilitas yang dibangun adalah pemasangan lampu listrik sebagai alat penerangand alam gua membantu wisatawan dalam kunjungannya, tiap-tiap beton atau tangga beton, serta diaroma yang menceritakan kisah Raden Kamandaka-Lutung Kasarung. Pada waktu lalu, wilayah Kabupaten Kebumen, termasuk Wilayah Kadipaten Pasir Luhur termasuk wilayah/Kerajaan Pajajaran, pusat pemerintahnya terletak di Bogor Jawa Barat. Adapun sebagai batasnya adalah Kali Lukula masuk Kerajaan Majapahit, sedangkan sebelah barat Kali Lukula masih kerajaan Pajajaran. Ceritera ini berawal dari Kadipaten Pasir Luhur, yaitu Batu Raden atau Purwokerto pada abad ke 14.
Obyek wisata jatijajar dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi atau jasa angkutan umum, menempuh jarak 42 kilometer dari Kota Kebumen atau 21 kilometer dari Gombong. GUA PETRUK Cerita mengenai suatu lokasi obyek wisata yang perlu diperhatikan adalah bagaimana membuat suasananya menjadi nyaman dan indah sehingga wisatawan yang datang merasa betah di tempat tersebut. Berbagai kegiatan yang berhubungan dengan obyek wisata juga perlu diinformasikan dengan jelas sehingga mudah dimengerti maksud dan tujuan suatu lokasi wisata. Dalam kegiatan wisata ini suatu penawaran kepada para wisatawan untuk mengunjungi obyek wisata alam yaitu Goa Petruk yag terletak di Desa Candirengga, Kecamatan Ayah Luas areal wisata goa alami ini 0,51 hektar. Sarana perhubungan untuk menuju ke lokasi terdapat angkutan umum atau dengan kendaraan pribadi, kondisi jalan beraspal dan mudah dicapai kira-kira 25 kilometer dari Kota Kebumen. Pada jalur ini juga terdapat obyek wisata Goa Jatijajar dan Pantai Logending yang hanya berjarak beberapa kilometer.
Nama Goa Petruk berasal dari abdi setia Pendawa (lima satria) yang memiliki hidung mancung. Dalam goa ini mempunyai tiga tingkat bentuk stalagtit dan stalagmit yang indah. Air terjun yang indah di dalam goa seperti sabun yang berbusa. Bila masuk ke Goa Petruk kita akan melalui trap-trap tangga yang cukup indah. Fasiltias di sekitar Goa Petruk antara lain (1) taman bermain anak-anak, (2) Penjualan makanan dan minuman kelapa muda yang cukup segar, sehingga bila kita kembali dari goa tersebut bisa melepas dahaga. PANTAI LOGENDING/AYAH
WADUK WADASLINTANG
Taman yang berada di bagian depan waduk meskipun belum dikelola secara profesional, namun sedikitnya sudah dapat memberikan rasa nyaman kepada wisatawan. Taman ini ditanami beberapa pohon akasia, bunga-bungaan beraneka warna dengan rumput-rumpr hijau menutup permukaan tanah. Air yang berasal dari sungai-sungai yang melewati kawasan industri berlainan sifat fisik-kimia dengan air sungai yang melewati daerah pegunungan berkapur. Debit air waduk yang tidak stabil mengakibatkan tanggul mudah rusak, kehidupan vegetasi sering berubah-ubah dan populasi ikan menjadi musnah. Persoalan yang mencemaskan dalam pengurasan waduk adalah terjadinya pendangkalan kembali secara drastis. Diketahui, pada awal pembangunan waduk kehidupan didalamnya sedikit. |
||||||
|
| Home | Tentang Kami | Site MAP | Bantuan | Kontak Kami | Buku Tamu | Copyright © 2006 By Bakorlin II |
|||||||