.
Kabupaten Wonosobo
.
.
Selamat Datang di Pusat Informasi Potensi Unggulan Kabupaten Wonosobo Propinsi Jawa Tengah

Regional Surakarta

» Kota Surakarta

» Kabupaten Sukoharjo

» Kabupaten Klaten

» Kabupaten Sragen

» Kabupaten Wonogiri

» Kabupaten Boyolali

» Kabupaten Karanganyar

 

Regional Kedu

» Kota Magelang

» Kabupaten Magelang

» Kabupaten Temanggung

» Kabupaten Wonosobo

» Kabupaten Kebumen

» Kabupaten Purworejo

DATARAN TINGGI DIENG

Dataran Tinggi Dieng terletak 26 Km sebelah utara Kota Wonosobo dan berada pada ketinggian 6.000 kaki atau 2.093 m di atas permukaan laut. Karena letaknya yang demikian, maka hawa di kawasan ini amat sejuk, segar dan menyenangkan. Temperaturnya berkisar antara 5 - 10 derakat celcius di waktu malam atau musim hujan, dan antara 15 - 20 derajat celcius di waktu siang atau musim kemarau. Dataran tinggi Dieng adalah sebuah dataran yang indah dan mengagumkan untuk dikunjungi wisatawan. Ketika memasuki dataran tinggi ini, maka pemandangan pertama yang dapat dilihat adalah himpunan candi Pandawa (Candi Arjuna, Semar, Sembodro, Puntadewa, dan Srikandi) yang berdiri tegar di kejauhan sana.

 

Menurut catatan sejarah, pada mulanya ada 19 candi yang dibangun. Namun seiring dengan perjalanan waktu, 11 diantara candi-candi tersebut rusak dan tinggal puing-puing yang berserakan.  Kini tinggal 8 candi yang masih yang masih dapat disaksikan. Candi-candi Dieng menurut para ahli sejarah dan purbakala dibangun dalam jangka waktu 5 abad, yakni dimulai pada abad VIII hingga abad XIII masehi. Candi-candi Dieng adalah peninggalan Dinasti Sanjaya yang beragama Hindu Siwa. Di samping candi-candi kuno peninggalan agama Hindu, Dataran Tinggi Dieng memiliki obyek wisata lain yang tidak kalah menariknya. Obyek-obyek wisata tersebut diantaranya adalah Kawah Sikidang, Telaga Warna, Gua Semar, Tuk Bimalukar, dan lain-lain.

 

Telaga Warna

Ketika memasuki Dataran Tinggi Dieng, wisatawan akan menjumpai sebuah jalan bercabang. Kurang lebih 400 meter dari jalan cabang pertama dapat disaksikan pesona alami Telaga Warna yang tidak henti-hentinya membiaskan aneka warna cemerlang bagaikan pelangi dipermukaan air. Warna-warna yang terlihat di telaga ini sesungguhnya hanya akibat refleksi balik dari aneka unsur material danbelerang yang tertimpa sinar matahari di dalam perut telaga.

 

Gua Semar

Gua Smar sering di sebut juga Gua Batu karena bentuknya berupa susunan batu-batu yang sedemikian rupa sehingga membentuk ruangan dibawahnya dan memiliki jalan masuk sepanjang 5 meter ke dalam. Gua Batu ini oleh masyarakat setempat diberi nama Semar, nama seorang tokoh Pendawa yang disegani dan dikagumi. Barangkali karena terdorong oleh rasa kagum dan kharisma yang dimiliki sang tokoh Semar, maka gua ini kemudian dimanfaatkan sebagai tempat pertapaan bagi orang-orang tertentu yang ingin memperoleh kesaktian.

 

Tuk Bimalukar

Tuk Bimalukar adalah sebuah amta air ag diyakini sebagai air yang memiliki khasiat awet muda. Menurut cerita, barang siapa yang mandi atau mencuci muka dengan air dari Tuk Bimalukar, maka oirang yang bersangkutan selalu ceria dan awet muda, bahkan semangat hidupnya dapat meningkat.

 

Kawah Sikidang

Kawah sikidang adalah sebuah kawah vulkanis dan merupakan salah satu keajaiban alam yang ada di Dataran Tinggi Dieng. Karena berada di dataran, maka kawah tersebut dapat dilihat dan dikagumi dari jarak dekat. Kandungan kawah berupa lumpur air panas mendidih yang ditingkahi kepulan asap putih dan uap belerang yang menyengat hidup, bahkan menyesakkan nafas.  Orang menamainya "Sikidang", karena tabiatnya bak kijang yang gemar bercanda melompat-lompat kesana kemari berpindah tempat.

 

Kembali keatas

 

PEMANDIAN KALIANGET

Pemanfian Kalianget adalah sebuah pemandian alam air panas yang terletak 3 kilometer sebelah utara Kota Wonosobo pada jalur jalan wisata Wonosobo - Dataran Tinggi Dieng. Air ini mengandung asam sulfat (belerang) cukup tinggi. Sehingga memiliki khasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit seperti kudis, kurap, kadas, panu dan sebagainya. Keberadaan pemandian air panas ini sebenarnya sudah sangat lama. Dahulu sebelum tempat ini dijadikan pemandian umum, biasanya digunakan oleh penduduk di sekitarnya untuk mengobati berbagai penyakit yang dideritanya. Masyarakat di sana percaya bahwa air panas yang sumbernya berasal dari pegunungan mempunyai banyak manfaat, selain untuk menyembuhkan penyakit juga dijadikan sebagai sarana untuk memperoleh keberuntungan.

 

Kini sejalan dengan kemajuan di dunia kepariwisataan yang berkembang dengan pesatnya. Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Pariwisatanya telah melakukan berbagai upaya mengembangkannya menjadi salah satu obyek wisata menarik. Melihat banyaknya sisi keuntungan yang akan diraihm mereka merubah pemandian yang dahulu terbuka itu menjadi pemandian yang dilengkapi dengan fasilitas kamar mandiyang cukup memadai. Hingga kini sudah disediakan 8 buah kamar mandi air panas di samping beberapa kamar mandi lagi yang masih dalam tahap membangun. Selain pemandian air panas, di tempat ini telah disediakan berbagai fasilitas menarik. Ada sarana olah raga berupa lapangan tenis dengan dua baan dan dua buah kolam renang besar diperuntukkan bagi orang dewasa, sedangkan kolam renang yang lebih kecil untuk anak-anak. Di depan kolam renang terdapat tempat parkir yang sangat luas. Fasilitas lainnya berupa taman anak-anak dan taman bersantai untuk orang dewasa. Letak taman anak-anak persis di samping sebelah utara kolam renang dan tempat parkir. Taman bersantai orang dewasa berada di sebelah barat kolam renang dan pemandian air panas.

 

Kedua taman, baik anak-anak maupun orang dewasa dilengkapi sarana bermain yang lumayan banyak. Taman anak-anak di samping dipenuhi berbagai tanaman bunga berwarna-warni, juga dilengkapi dengan ayunan, papan keseimbangan dan lain-lain. Taman bersantai orang dewasa ditanami beberapa jenis pohon langka yang masih kecil di lengkapi pula dengan pondok/ payung peristirahatan yang cukup bagus. Di taman ini juga terdapat binatang-binatang piaraan, seperti Ayam Kanada, Burung Merak, Monyet dan lain-lain dengan disediakan kandang sendiri-sendiri menurut jenisnya.

 

Kembali keatas

 

TELAGA MENJER

Dalam bidang kepariwisataan, faktor alam merupakan modal dasar yang dapat memungkinkan arus wisatawan bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Para wisatawan terdorong untuk meninggalkan tempat mereka dan mengeluarkan banyak biaya disebabkan oleh adanya hasrat mereka agar dapat menikmati keindahan dan keunikan alam di samping adanya obyek-obyek wisata lain. Dalam kontek tersebut, Kabupaten Wonosobo memiliki banyak potensi alam baik yang masih asli maupun yang sudah tersentuh dan dimodifikasi tangan manusia. Pemandangan alam yang indah memang merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Kedatangan mereka untuk berwisata di suatu obyek wisata tertentu, entah itu berupa wisata pantai, hutan, candi ataupun jenis-jenis obyek wisata lainnya, selalu diselingi dengan keinginan melihat dari dekat keadaan alam suatu daerah.

 

Salah satu obyek wisata yang memiliki keadaan alam yang menarik dan unik adalah Telaga Menjer. Obyek wisata ini terletak 12 kilometer sebelah utara Kota Wonosobo dan berdekatan dengan kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng. Untuk mencapai lokasi telaga tidak terlalu sulit karena berada di tengah-tengah jalur jalan wisata Wonoso-Dieng dengan kondisi jalan sudah beraspal. Telaga Menjer merupakan obyek wisata tirta berupa telaga terbesar di Kabupaten Wonosobo. Luas telaga kira-kira 70 hektar dengan kedalam air 55 meter. Disini telah disiapkan ebrbagai macam fasilitas menarik lain berupa perahu pesiar yang siap disewa wisatawan untuk mengelilingi dan bercengkerama dengan air telaga sambil menyaksikan keindahan panorama alam di sekelilingnya. Di tempat ini juga terdapat taman yang cukup menarik, bumi perkemahan dan tempat parkir yang sangat luas.

 

Kegiatan lain yang bisa dilakukan wisatawan adalah memancing karena di dalam air telaga terdapat berbagai jenis ikan dalam jumlah cukup banyak. Air Telaga Menjer di samping digunakan untuk kegiatan wisata juga dimanfaatkan untuk menggerakkan dua buah turbin dari Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA) yang menghasilkan tenaga listrik sebesar 26 megawatt. Keindahan alam di kawasan Telaga Menjer cukup menjanjikan untuk dapat dinikmati. Lingkungannya masih tampak asri, dengan topografi berbukit-bukit dan ditumbuhi hutan pinus, merupakan tempat yang sungguh-sungguh menawan untuk melepaskan lelah dan kepenatan. Perpaduan

Kembali keatas

PEMANDIAN MANGLI

Pemandian Mangli adalah sebuah gelanggang renang yang terletak 1 Kilometer barat Kota Wonosobo. bernaung di bawah rimbunan pohon beringin, gelanggang ini merupakan sebuah pemanfian yang telah dimodifikasi dan tampil manis dengan airnya yang terasa sejuk dan tampak bening. Kehadiran gelanggang renang ini bagi wisatawan lokal dari Kota Wonosobo memang sangat dibutuhkan. Meskipun Wonosobo dikenal sebagai kota wisata dengan Diengnya ang kesohor dan berbagai obyek wisata lainnya, namun hampir semuanya terletak agak jauh dari kota. Memang didekat kota Wonosobo terdapat pemandian Kalianget, akan tetapi dengan bertambahnya jumlah penduduk dan peminat wisata tentunya kehdiran gelanggang/kolam renang Mangli sangat diperlukan. Ini terutama bagi wisatawan remaja dan anak-anak.

Pemandian mangli sebenarnya berupa sebuah kolam renang yang dibatasi menjadi dua bagian dengan pembatas terapung. Bagian pertama adalah kolam untuk anak-anak berukuran panjang 25 meter, lebar 8 meter dan kedalaman air 1 meter. Bagian kedua adalah kolam untuk remaja dan orang dewasa dengan ukuran panjang 50 meter, lebar 17,5 meter dan kedalaman airnya 1,80 meter. Sumber air yang mengisi kolam renang ini berasal dari sumber air alami yang muncul dari dalam tanah kira-kira 20 meter dari kolam renang. Sumber air alami Mangli hingga saat ini selain digunakan untuk memasok air kolam renang, juga dimanfaatkan oleh PT. Aqua untuk memproduksi air mineral. Di samping itu, sumber air tersebut dimanfaatkan juga oleh PDAM untuk menghasilkan dan mensuplai air minum bagi kebutuhan masyarakat kota Wonosobo dan sekitarnya. Saat ini karena debit airnya sangat besar maka sebegian dari kelebihan air tersebut ditampung dalam sebuah kolam cukup besar dan sisanya tidak dimanfaatkan untuk keperluan apapun. Menurut rencana, di tempat ini akan dibangun lagi kolam renang dan kolam pemancingan.

Kembali keatas

WADUK WADASLINTANG

Waduk Wadaslintang adalah sebuah telaga buatan manusia, terletak 48 kilometer sebelah tenggara Kota Wonosobo. Luas genangan waduk meliputi 14,6 kilometer persegi. Tinggi bendungan utama 116 meter dan mampu menampung air maksimum 443 juta meter kubik dan efektif 406 juta meter kubik air. Dewasa ini waduk Wadaslintang merupakans alah satu obyek wisata dan tempat rekreasi yang cukup menarik minat masyarakat, baik masyarakat Kabupaten Wonosobo maupun masyarakat kabupaten Kebumen. Waduk Wadaslintang memang dikelola bersama oleh kedua Kabupaten tersebut karena lokasi waduk sebagian masuk dalam wilayah Kabupaten Wonosobo dan sebagiannya lagi masuk dalam Kabupaten Kebumen.

Sebagai obyek wisata, waduk ini telah dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas yang dapat dinikmati oleh wisatawan. Begitupula, pihak pengelola telah membuat taman dan tempat-tempat bersantai atau tempat peristirahatan bagi wisatawan untuk sejenak melepas lelah dan kepenatan. Di waduk ini juga dibangun PLTA yang menghasilkan tenaga listrik sebesar 16 megawatt.

Kembali keatas

 

| Home | Tentang Kami | Site MAP | Bantuan | Kontak Kami | Buku Tamu |

Copyright © 2006 By Bakorlin II